C J Online – Jebus,Bangka Barat -Tim Gakkum DLHK,Provinsi Kep.Bangka Belitung, bersama KPH Jebu Bembang Antan, melakukan pengecekan lokasi dan verifikasi lapangan terkait kasus perusakan kawasan hutan lindung di Air Merah, Desa Ketap,Kecamatan Jebus,Bangka Barat,Sabtu (31/12/2022)
Pengecekan ke lokasi Air Merah oleh tim Gakkum DLHK bersama KPH-JBA,(30/12) adalah untuk melakukan verifikasi lapangan dalam upaya menindaklanjuti kasus perambahan dan perusakan hutan lindung di kawasan itu.
Kepala KPH-JBA,Panji Utama,SH,saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp membenarkan keberadaan tim Gakkum DLHK dalam rangka pengecekan dan verifikasi lapangan di kawasan Air Merah Desa Ketap.
“Benar tim Gakkum DLHK turun verifikasi lapangan” jawab Panji dalam konfirmasinya.(30/12)
Saat disinggung masalah program kegiatan Perhutanan Sosial di Air Merah, secara tegas Panji mengatakan belum ada.
“Belum ada kegiatan Perhutan Sosial di Air Merah”ungkap Panji
“Kelompok masyarakat yang ingin mengajukan kegiatan Perhutanan Sosial harus melengkapi persyaratan ke POKJA PPS” jelasnya
Hal senada dikatakan oleh Dayat Kasi Perlindungan KPH-JBA bahwa, untuk di wilayah Air Merah belum ada pelaksanaan perhutanan sosial.
“Salah satu mekanisme perhutanan sosial adalah pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH)yang diprakarsai oleh Pelaku Utama/Petani warga Desa di wilayah kerja setempat dan Penyuluh kehutanan dari KPH”Jelas Dayat
“Sampai saat ini belum ada pertemuan antara pelaku dan penyuluh kehutanan untuk membahas calon KTH yang dituangkan dalam Berita Acara Pembentukan untuk diusulkan kepada Kades Ketap guna ditetapkan sebagai KTH”paparnya.
Terpisah,Kepala Bidang Perlindungan Hutan, Gakkum /DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang TrisulaTrisula, dalam konfirmasinya mengatakan bahwa, pihaknya sudah melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan terkait lokasi hutan kawasan lindung yang dilaporkan.
“Semua data dan informasi kejadian di lapangan yang kami terima dari KPH JBA sedang dipelajari oleh penyidik” kata Bambang kepada media ini melalui pesan singkat whatsapp (30/12)
“Kami rencanakan hari senin dan selasa akan melayangkan surat panggilan kepada petugas KPH, dan oknum masyarakat yang melakukan pembukaan lahan untuk dimintai keterangan” imbuhnya
“Dan pihaknya juga meminta kepada pemberitaan online yang memiliki informasi terkait hal ini, akan kami panggil untuk diminta keterangannya oleh penyidik kami,guna kelengkapan data dalam proses penyelidikan nanti” pungkasnya (CJ)
CJ Online – Bangka Barat – Polres Bangka Barat akan Limpahkan Penanganan Truk Pengangkut Bir ke Bea Cukai setelah dilakukan pengecekan bir tidak mengantongi izin pengangkut barang dari Palembang menuju Pulau Bangka, Kamis 29 Desember 2022
Kejadian tersebut terungkap setelah mobil truk yang bermuatan bir mengalami Laka Tunggal di jalanTanjung kalian mentok yang terjadi pada hari Senin tanggal 26 Desember 2022 Lalau, Kronologi kejadian mobil truk tersebut gagal untuk menaiki tanjakan dan kendaraan tersebut hilang kendali dan terguling, dari kendaraan tersebut dipastikan kendaraan tersebut dari luar pulau Bangka menuju ke Bangka melalui Pelabuhan Tanjung kalian mentok
untuk kasus tersebut saat ini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Bangka Barat Kasat Reskim juga menjelaskan menurut pengakuan Handoko yang merupakan sopir Truk pengangkut minuman barang, Birl yang dibawakan akan diantarkan ke Air Mesu, Bangka Tengah.
“Dari pengakuan sopir barang tersebut akan diantarkan ke air masuk Bangka tengah, sedangkan keterangan Sopir baru kali ini mengatarkan barang tersebut” ujar kasat Reskrim
Tambah kasat Reskrim untuk barang tersebut dari pengakuan supir dirinya mengambil Bir tersebut dari truk Fuso yang ada di Palembang namun bukan dari gudang yang ada di sana
“Sopi mengambil dari Truk Fuso, jadi dilempar ke truk sopir bukan melalui gudang di sana ” tambah kasat Reskrim
Saat Konfirmasi kasat Reskrim juga menjelaskan Kasus yang ditangani Polres Bangka Barat akan Limpahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea dan Cukai Pangkalpinang terkait administrasi dan surat menyurat barang tersebut.
“Untuk kasus tersebut sudah kita kordinasikan dengan Pihak bea cukai karena barang tersebut tidak memiliki izin pengangkutan ” tutup kasat Reskrim ( hendra)
CJ Online – Bangka Barata – Polres Bangka Barat mengklarifikasi pemberitaan berkaitan dengan, adanya kendaraan yang masuk ke Tanjung kalian tanpa antrian hal tersebut disampaikan oleh kasih humas Polres Bangka Barat Aipda Sri Iwan Alazhar, Rabu 28 Desember 2022
Sebelumnya di media online merilis pemberitaan yang menulis tentang dua kendaraan yang melewati pelabuhan Tanjung kalian tanpa antrian, hal tersebut dibenarkan oleh kasih humas Polres Bangka Barat yang menjelaskan bahwa dua kendaraan tersebut tanpa antrian atau diprioritaskan disebabkan karena pihak dari keluarga sudah menunjukkan surat keterangan sakit
” Kami klarifikasi dari pemberitaan Tersebut, kendaraan tersebut diprioritaskan karena pihak dari keluarga Ada yang sakit serta sudah menunjukkan surat keterangan sakit dan foto pihak keluarga pada saat di rumah sakit” ujar Kasie Humas seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo S.I.K
Kasih humas juga menjelaskan sistem antrian yang diberlakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Bangka Barat, sebelum memasuki gerbang utama menuju kapal, penumpang yang membawa kendaraan pribadi haruskan mengambil nomor antrian yang diberikan petugas untuk memasuki halaman pelabuhan Tanjung Kalian
Kasie Humas juga menjelaskan dari informasi media online tersebut membenarkan adanya mobil masuk melalui pintu jalur Tanjung kalian dan memasuki kapal belanak di Pelabuhan Tanjung Kalian
“Kami membenarkan memang benar mobil tersebut memasuki kapal Belanak, kami prioritaskan karena pihak keluarga Ada yang sakit ” Tambah kasih Humas seizin Kapolres Bangka Barat
sebelumnya Selasa 28 Desember 2022 Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo S.I.K bersama Bupati Bangka Barat H.Sukirman SH dan Forkopimda melakukan Pengecekan dan Peninjauan di Pos. Pelayanan Tanjung Kalian, dirinya juga menyampaikan kepada anggota agar memberikan pelayanan maksimal kepada para Pemudik
“Kami juga sampaikan kepada anggota agar pelayanan maksimal kepada pemudik ataupun penumpang kapal. Kami juga menyediakan cek kesehatan diharapkan para penumpang dapat menjaga kesehatannya selama diperjalanan dan sampai di rumah dengan selamat,” ujar Kapolres Bangka Barat (red)
CJ Online – Bangka Barat -Guna memberi rasa aman dan nyaman pelaksanaa Perayaan Natal 2022, Polres Bangka Barat jajaran Polda Kep. Babel, melaksanakan pengaman di Gereja-gereja yang ada di kabupaten Bangka Barat , Minggu (25/12/2022)
Pengamanan tersebut melibatkan personil Polres Bangka Barat yang dipimpin oleh perwira pengendali (Padal) di masing-masing gereja yang ada di wilayah hukum Polres Bangka Barat
Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK mengatakan, pegamanan ini untuk menciptakan situasi aman dan kondusif sehingga perayaan Natal di gereja tersebut berjalan aman dan lancar.
“Dengan kehadiran Polri ini semoga masyarakat khususnya umat Kristiani merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan perayaan Natal,” tutur Kapolres Bangka Barat (cj)
CJ Online – Makassar – Salah satu tempat yang pas buat mahasiswa beristirahat atau berkumpul bersama teman ketika jam istirahat berlangsung adalah pekarangan Masjid Sultan Alauddin, Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Selasa(21/12/22) .
Pekarangan nya yang luas membuat tempat ini menjadi salah satu tempat nongki favorit bagi mahasiswa Kampus II UIN Alauddin Makassar, yang berlokasi di Samata.
Lokasi nya yang adem karena di kelilingi oleh pohon-pohon besar serta hamparan pekarangan yang hijau, membuat tempat ini memiliki nuansa yang sejuk dan sangat pas untuk dikunjungi ketika siang hari.
Untuk kebersihan nya sendiri tak usah diragukan lagi, tempat ini jarang sekali terlihat sampah-sampah, terutama sampah plastik karena pihak kebersihan kampus hampir setiap hari datang membersihkan.
Putri, salah seorang mahasiswi mengatakan jika tempat ini biasa ia kunjungi setelah selesai kuliah untuk beristirahat dan mengademkan diri dibawah rimbunan pohon” “Bisa kesini kalo selesai mi mata kuliah untuk istirahat sama mengademkan diri dibawah pohon”, ucapnya
Ia melanjutkan, sering kumpul bersama teman-teman nya untuk bercerita maupun berdiskusi mengenai mata kuliahnya. “Kalau kesini yang biasa dilakukan cerita-cerita, biasa juga diskusi tentang mata kuliah”, lanjutnya.
CJ Online – Pasangkayu – Memiliki pemandangan yang indah menjadikan pantai Salukaili yang berlokasi di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Menjadi pilihan masyarakat terutama kalangan remaja sebagai tempat menikmati senja di sore hari.
Lokasinya yang tak jauh dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 01 Baras, hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit agar bisa sampai kesana.
Pantai ini memiliki dua pinta masuk, dengan pintu utama berada di sebelah selatan, dan pintu dua berada di sebelah utara yang lebih sering diakses oleh masyarakat.
Untuk masuk ke pantai ini, anda tidak perlu khawatir dengan biaya registrasi maupun parkir, karena kalian tidak akan dikenakan biaya sepeserpun. Maka tak heran jika masyarakat selalu berkunjung ketempat ini.
Disore hari, pantai terpantau ramai pengunjung dari berbagai kalangan usia, dan di dominasi oleh kalangan remaja. Mereka mengisi waktu sore untuk menikmati senja disertai seruan irama ombak dan hamparan angin yang membuat suasana makin indah di pantai Salukaili.
Fasilitas yang diberikan juga cukup lengkap, tersedia warung-yang tersusun rapi di tepi pantai, hingga kalian bisa menyantap cemilan dan minuman sambil menikmati sunset. Tersedia juga gazebo untuk kalian yang berkunjung bersama keluarga ataupun teman dan sahabat.
Rijal, salah seorang pengunjung pantai mengatakan sering mengunjungi pantai ini untuk menikmati senja di sore hari bersama teman-teman nya. “Saya sering kesini kalau sore untuk liat-liat sunset atau jalan sore, biasa nya sama teman”, Katanya. Pada Selasa (20/12/22).
Jumrah, yang merupakan masyarakat lokal mengatakan sudah sering mengunjungi tempat ini disore hari untuk melepaskan penat dari pekerjaan yang melelahkan sambil menikmati senja “Saya sering mi kesini, kalau capek habis pulang kerja langsung kesini untuk liat-liat senja sore”, ujar nya.
CJ Online – Bangka Barat – Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK ikuti zoom meeting Lat Pra Ops Lilin Menumbing 2022 dari Polda Kep. Babel pada Selasa (20/12/2022).
Selain Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK ,Kabag SDM Polres Bangka Barat, Kabag Ren Polres Bangka Barat, Kabag Log Polres Bangka Barat, Para Kapolsek dan seluruh peserta yang terlibat dalam sprint.
Operasi Lilin tahun ini mengusung tema “Tingkatkan Profesionalisme Polri Yang Presisi Dalam Pengamanan Natal 2022 Dan Tahun Baru 2023 Guna Memelihara Keamanan yang kondusif”, dengan mengedepankan Fungsi Lalulintas dalam kelancaran arus lalulintas dan mencegah laka lantas pada arus mudik dan balik.
“Latihan Operasi ini perlu dilaksanakan guna dapat diberikan pemahaman dalam Pelaksanaan Tugas – Tugas di lapangan secara baik untuk mengamankan pelaksanaan Perayaan Ibadah Natal 2022 dan tahun baru 2023 dapat berjalan dengan lancar,” imbuh Kapolres Bangka Barat
“Dalam zoom meeting tersebut, dibahas terkait hal apa saja yang harus dipersiapkan jelang Operasi Lilin Menumbing 2022 nanti,” ujar Kapolres (red)
Rutinitas patroli dan sambang ke warga masyarakat pesisir, dan masyarakat yang berwisata di pantai merupakan kegiatan yang dilaksanakan anggota Kepolisian khususnya oleh Satuan Polisi Perairan Polres Bangka Barat, Sabtu (17/12/2022)
Untuk menyerap informasi secara langsung yang sedang berkembang di masarakat yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas, dan kegiatan sambang maupun patroli dialogis yang dilakukan Kepolisian juga bertujuan untuk meminimalisir tindak pidana diwilayah hukum Polres Bangka Barat.
Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK. Melalui Kasat Polair Polres Bangka Barat IPTU Sugiyanto SH, menuturkan, kegiatan patroli dialogis ini guna mencegah masuknya terorisme, radikalisme, narkoba, penangkapan ikan dengan alat tangkap berbahaya dan tindak pidana pelayaran lainnya.
Dalam kegiatan ini juga personil Satpolair juga mengedukasi para kelompok nelayan apabila menggunakan sarana perahu agar dapat melengkapi alat-alat keselamatan seperti life jacket, alat komunikasi dan lain sebagainya.
“ Imbauan ini terus disampaikan kepada masyarakat, sehingga bila menemukan hal tersebut masyarakat dapat menginformasikan kepada Satpolair maupun Polsek setempat,“ Ujar Kasat Polair.
CJ Online -Jakarta – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengatakan bahwa sungguh sangat disayangkan atas sikap dan kebijakan yang diambil organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terkait masalah Wartawan Umbaran Wibowo yang dilantik menjadi Kapolsek. Menurutnya, tindakan semacam itu tidak mesti dilakukan oleh sebuah organisasi pers, terutama PWI yang sudah cukup umur ini.
Hal tersebut disampaikan Wilson Lalengke merespon pertanyaan awak media terkait pencopotan status Iptu Umbaran dari keanggotaan PWI oleh Dewan Kehormatan organisasi pers tertua di Indonesia itu. “Sebenarnya saya tidak ingin mengomentari kasus ini karena kurang pada tempatnya menilai kebijakan rumah tangga tetangga sebelah. Namun, sebagai pandangan pribadi saya saja, secara jujur saya prihatin dan sangat menyayangkan hal itu terjadi. Semestinya, sebuah organisasi berfungsi sebagai pengayom dan pelindung anggotanya. Setiap anggota tentu berharap banyak terhadap organisasinya jika yang bersangkutan menghadapi masalah dalam berbagai hal,” ungkap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Jumat, 16 Desember 2022.
Bahkan, kata Wilson Lalengke, sebuah organisasi yang ideal mempunyai organ yang membidangi hukum dan advokasi. Tujuan utama adanya team hukum dan advokasi dalam sebuah organisasi adalah untuk memberikan pembelaan terhadap setiap anggotanya di saat mengalami masalah. “Jadi agak aneh menurut saya jika yang terjadi sebaliknya, organisasi tidak memberikan pengayoman dan perlindungan kepada anggotanya. Malah mempersalahkan dan menghukumnya, ini tindakan brutal. Kecuali kalau Pak Umbaran itu melakukan tindak pidana murni yang tidak bisa ditolerir sama sekali, semisal melakukan korupsi, pembunuhan, perampokan, dan tindakan kriminal sadis lainnya,” jelas lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Universitas Birmingham, Inggris itu.
Dari catatan redaksi, dalam banyak kasus yang dihadapi anggotanya di berbagai daerah, pengurus PWI terkesan lebih sering mengorbankan anggotanya jika ada masalah yang terjadi atas mereka. Salah satunya adalah kasus pemecatan pengurus PWI Lampung beberapa waktu lalu yang ditangkap polisi akibat diduga melakukan pemerasan terhadap Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Lampung. Juga, kasus wartawan yang diduga anggota PWI di Sulawesi Utara baru-baru ini yang ditangkap polisi atas laporan sebuah rumah makan, tidak diberikan pembelaan oleh organisasinya. Beberapa tahun lalu, anggota PWI di Aceh berurusan dengan polisi karena pemberitaan, PWI muncul sebagai ahli pers yang justru memberatkan wartawan tersebut di pengadilan.
Di lain pihak, jika diakui secara jujur dan mau membuka data real, begitu banyak anggota PWI yang berprofesi ganda. Mereka antara dari kalangan PNS dan aparat serta pengusaha yang bergabung dengan organisasi yang didirikan pada 9 Februari 1946 di Surakarta ini.
“Kalau mengharamkan warga non-wartawan bergabung dengan organisasinya, yaa semestinya pecat semua anggota yang bukan wartawan murni. Jangan hanya Iptu Umbaran saja. Itu termasuk tindakan diskriminatif namanya,” tegas Wilson Lalengke.
Soal status wartawan madya yang disandang polisi intel Iptu Umbaran Wibowo, yang rencananya akan dicabut oleh dewan pers, Wilson Lalengke mengatakan hal itu lebih baik. “Lebih cepat dicabut lebih bagus, karena uka-uka (UKW – red) dewan pers itu illegal. Yang resmi itu adalah sertifikat kompetensi yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP, bukan dewan pers. Itu kata undang-undang, bukan saya yaa,” ucap tokoh pers nasional itu tegas.
Menyikapi fenomena ini, Wilson Lalengke menyarankan kepada setiap warga masyarakat, terutama mereka yang ingin berkecimpung dalam dunia jurnalistik tanpa harus meninggalkan pekerjaan utamanya, PPWI terbuka untuk mewadahi mereka. Organisasi PPWI memang didirikan untuk menjadi wadah para pegiat jurnalistik yang bekerja di berbagai sektor non-jurnalisme.
“Ribuan anggota PPWI adalah pekerja di berbagai bidang yang tidak berhubungan langsung dengan jurnalistik. Namanya pewarta warga atau citizen journalist. Saat ini, bidang apa yang tidak butuh publikasi? Ketika bicara publikasi dan sosialisasi suatu kegiatan, peristiwa, acara, atau program kerja, maka kita sudah bicara dunia jurnalisme, kewartawanan, dan media massa. Dan, kerja-kerja jurnalistik itu bisa dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja. Landasan konstitusionalnya sangat jelas dan tegas di Pasal 28 Undang-Undang Dasar NKRI tahun 1945,” beber pria yang terkenal gigih membela wartawan dan warga terzolimi selama ini.
Kepada Iptu Umbaran, Wilson Lalengke menyampaikan selamat atas jabatan barunya sebagai Kapolsek Kradenan Blora, sukses dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. “Pengalaman dan keahlian Anda sebagai kontributor media televisi dapat menjadi asset untuk memajukan dan menyukseskan program kerja Mapolsek Kradenan Blora dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat serta menegakkan hukum di wilayah kerja Polsek Kradenan Blora,” kata Ketum PPWI yang sudah melatih ribuan anggota TNI, Polri, wartawan, buruh, mahasiswa, PNS, dan masyarakat umum itu mengakhiri keterangannya. (APL/Red)
CJ Online – Makassar -Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri/Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN/PTKI) se-Indonesia Memaparkan Sepuluh Poin Tuntutan Hasil Temu Rembuk Pada Event Pekan Ilmiah Antar Mahasiswa PGMI (PINTARMI) di Hotel Taman Wisata Alam Bantimurung, Sabtu(11/12/22).
Event PINTARMI yang di selenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PGMI UIN Alauddin Makassar menghadirkan 11 Instansi seluruh PTKIN/PTKI yang ada di indonesia dan menggelar tiga kegiatan besar salah satunya Temu Rumbuk yang dilakukan pada 10 Desember 2022.
Temu Rumbuk merupakan inti dari event PINTARMI se-Indonesia, hal yang di menjadi bahan perumbukan adalah persoalan yang ada di PGMI, internalisasi PGMI se-Indonesia, kesetaraan PGMI dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Harus disetarakan, serta tuntutan sosialisasi dipercepat antara PGMI dan PGSD
Hasil rapat dari Temu Rumbuk ini melahirkan 10 Poin tuntutan. Fachri Fauzi selaku ketua panitia PINTARMI mengatakan hasil ini ditujukan kepada Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Kementrian Agama (Kemenag) RI dan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI dan harus segera ditindak lanjuti.
“Ada sepuluh poin tuntutan ditujukan kepada Komisi VIII DPR-RI, Kemenag RI dan Kemendikbud Ristek RI dari hasil Temu Rembuk Lembaga Kemahasiswaan pada kegiatan Pekan Ilmiah Antar Mahasiswa PGMI Se-Indonesia untuk segera di tindaklanjuti,” ungkap Fachri Fauzi, pada Sabtu (10/11/22).
Adapun 10 poin tuntutan yang dihasilkan dari Temu Rumbuk, antaranya:
Membuka Prodi S2 PGMI di Indonesia timur (Satu prodi/Provinsi)
Penerbitan surat keputusan oleh pemerintah pusat terkait pemerataan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) antara PGMI dengan PGSD
Penerbitan Surat Keputusan oleh Pemerintah Pusat terkait Pemerataan Kuota Pendidik antara PGMI dan PGSD di SD/MI
Penyelenggaraan beasiswa prestasi dan beasiswa kurang mampu diluar beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah
Program Pengawasan oleh Pemerintah Pusat terkait kesetaraan PGMI dan PGSD
Kejelasan anggaran otonom daerah antara kemenag dan dikti
Pemerataan beasiswa kementrian agama
Pengawasan bantuan terhadap PTKI/PTKIN se-Indonesia secara merata tanpa membeda-bedakan
Program Pemerintah Pusat yang memfasilitasi Event Nasional PGMI
Penyetaraan kesejahteraan guru honorer PGMI dan PGSD.
Semua poin/aspirasi ini merupakan hasil dari kesepakatan dari Temu Rumbuk setelah melihat problematika yang ada di jurusan jurusan PGMI. “Sepuluh aspirasi ini merupakan hasil kesepakatan dari proses temu rembuk setelah mendiskusikan dan melihat kondisi problematika yang ada di masing- masing Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah,” Lanjut Fachri Fauzi.
Mewakili perguruan tinggi yang hadir, Rahmat Hidayat selaku Pimpinan rapat Temu Rembuk menegaskan bahwa permintaan ini telah menjadi kesepakatan bersama dengan harapan agar dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah.
“Kami meminta dalam hal ini Kemenag sebagai payung dari seluruh perguruan tinggi Islam agar direalisasikan segera. Karena aspirasi tersebut mutlak kebutuhan seluruh mahasiswa PGMI di Indonesia” Tegas Rahmat. Sabtu, (10/12/22).
“Kami meminta dalam hal ini Kemenag sebagai payung dari seluruh perguruan tinggi Islam agar direalisasikan segera. Karena aspirasi tersebut mutlak kebutuhan seluruh mahasiswa PGMI di Indonesia” ujar Rahmat.
Selain itu, Temu Rembuk ini juga menuntut dan menyatakan sikap kepada Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wilayah IV untuk :
Pertanggungjawaban Kepengurusan IMPI Wilayah IV
Apabila point satu tidak diindahkan dalam waktu dua minggu setelah tertanda tangani, maka menuntut kepada IMPI Pusat untuk menerbitkan Surat Keputusan Karateker
Menuntut keras keaktifan forum dan kepengurusan IMPI Wilayah IV.(red)